Perhutani Perkuat Sinergi Pengembangan Ekosistem Kopi di Jayantara 2026

Lingkungan Tanggal: 2026 - 07 - 27 62 views Penulis: Rusdy
Perhutani Perkuat Sinergi Pengembangan Ekosistem Kopi di Jayantara 2026
TASIKMALAYA, PERHUTANI (27/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya melaksanakan Deklarasi Komitmen Bersama Pengembangan Ekosistem Kopi Tasikmalaya di Gedung Bupati Tasikmalaya, Jumat (24/07). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya melalui Jayantara Priangan Timur 2026 sebagai upaya memperkuat pengembangan ekosistem kopi daerah.

Deklarasi komitmen bersama dihadiri Administratur Perhutani KPH Tasikmalaya Danu Prasetyo, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya Laura Rulida, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tasikmalaya, jajaran perangkat daerah, pelaku usaha, kelompok tani kopi, akademisi, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Deklarasi ini bertujuan membangun ekosistem kopi Tasikmalaya secara terintegrasi dari hulu hingga hilir melalui peningkatan produktivitas dan kualitas kopi, penguatan kelembagaan petani, pengembangan hilirisasi produk, perluasan akses pembiayaan dan pemasaran, serta peningkatan daya saing kopi Tasikmalaya di pasar nasional maupun internasional.

Administratur Perhutani KPH Tasikmalaya, Danu Prasetyo, menyampaikan bahwa Perhutani memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan komoditas kopi melalui pemanfaatan kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan bersama masyarakat.

“Deklarasi komitmen ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem kopi Tasikmalaya yang berdaya saing. Perhutani memiliki kawasan hutan yang potensial untuk pengembangan agroforestri kopi, sehingga melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Bank Indonesia kami optimistis dapat meningkatkan produktivitas, kualitas, serta nilai tambah kopi yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Perhutani siap mendukung mulai dari penguatan budidaya, pendampingan kemitraan, hingga pengembangan hilirisasi produk kopi,” ujar Danu.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan bahwa Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya bukan hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi unggulan daerah.

“Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi kopi yang sangat besar. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Perhutani, Bank Indonesia, Forkopimda, pelaku usaha, dan masyarakat, kita ingin membangun ekosistem kopi yang kuat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah. Inilah semangat yang kami bawa dalam peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya,” ungkap Cecep.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya Laura Rulida menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem kopi sebagai salah satu komoditas unggulan Priangan Timur.

“Pengembangan kopi tidak cukup hanya berfokus pada budidaya, tetapi harus dibangun secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Melalui kolaborasi ini kami berharap kopi Tasikmalaya semakin berkualitas, memiliki akses pasar yang lebih luas, mampu menembus pasar ekspor, serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perekonomian daerah,” ujar Laura.

Melalui deklarasi komitmen bersama ini, Perhutani KPH Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan lintas sektor dalam pengembangan agroforestri kopi. Sinergi antara Perhutani, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Bank Indonesia, dan para pemangku kepentingan diharapkan mampu mewujudkan ekosistem kopi Tasikmalaya yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.(Kom-PHT/Tsm/Irbas)